Disdik Siapkan Layanan Informasi Cepat
pendidikankukar.com 11:38 Wita
Kutai Kartanegara(Kukar) merupakan salah satu kabupaten terluas di Indonesia, dan dilihat dari letak geografis Kabuapten Kutai Kartanegara(Kab.Kukar) memiliki 18 Kecamatan dengan jarak tempuh antar kecamatan hingga puluhan kilo dengan bentangan sungai mahakam yang merupakan sungai terbesar di provinsi Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Makassar.
Saat ini internet merupakan teknologi paling penting bagi pembangunan dunia pendidikan khususnya di Kab. Kukar. Hal ini membuat Dinas Pendidikan(Disdik) berpikir lebih maju dalam memberikan pelayanan publik.
Internet atau media elektronik menjadi sebuah alternasif dalam kebutuhan publikasi dan informasi yang dimiliki oleh Disdik karena dianggap lebih cepat diterima oleh sekolah hingga guru di kecamatan yang jauh dari kabupaten. Hal ini diunglapkan Kepala Disdik Kab. Kukar Drs. Ir. H. Hermawan.,M.Si melalui kepala Kepegawaian Disdik Kukar Haspian Nur Nafsi kepada media ini. Selasa, (10/1) kemarin.
”Maka dari itu, cara cepat untuk meyampaikan informasi bagi sekolah atau guru di kecamatan yang jauh adalah dengan media online melalui internet”, ungkapnya.
Seiring dengan telah terbukanya jaringan komunikasi dan pemanfaatan saranan prasaranan internet yang bisa diakses oleh Unit Pelaksana Tugas(UPT) hingga pendidik dan tenaga kependidik(PTK) sangat memungkinkan atau sangat diperlukan bahwa informasi dari Disdik seperti aturan-aturan, program kegiatan, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan disdik itu akan lebih mudah diterima melalui media internet.
Untuk mewujudkan hal tersebut, bahwasannya pemanfaatan teknologi sesegera mungkin sudah menjadi suatu keharusan, apalagi guru, dengan Program ”GERBANG RAJA” telah mendapatkan laptop beserta paselitas pendukung akses tersebut hingga mampu menjangkau 18 kecamatan. ”Apabila Disdik tidak mempersiapkan media dalam menyampaikan informasi dan sebagainya dalam proses pendidikan maka akan tertinggal dari daerah lain. Contoh saja seperti pendataan Ujian Nasional, kenaikan pangkat semuanya berbasis online. Oleh sebab itu kami mengirim 6 staf disdik untuk dilatih di Yogya Executive School(YES)”, tambahnya.
Tujuan pelatiahan ini sendiri untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia(SDM) yang ada di disdik untuk mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan Ilmu Teknologi(IT).
Disdik berharap kedepannya, baik itu Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Pendidik(NUPTK), Kepegawaian, hingga Pengelolaan Data semuanya tidak menggunakan pengelolaan manual lagi melainkan berbasis IT melalui internet.
Tim yang saat ini sedang melakukan pelatihan di Jogyakarta, begitu pulang akan langsung mentranferkan ilmu-ilmu itu kepada rekan-rekan di lingkungan disdik baik itu yang berada di UPT bahkan di sekolah.
Selain fasilitas website sebagai media publikasi dan informasi, disdik juga akan mengefesinkan fasilitas email yang telah dimiliki sebagai sarana komunikasi lingkungan disdik, ”Ini contoh saja, yang dialami kecamatan terjauh yaitu tabang, tidak perlu lagi bolak balik jauh-jauh hanya untuk mengetahui peraturan-peraturan, cukup hanya dengan mengakses website Disdik Kab. Kukar dan berkomunikasi melalui email, apa yang dibutuhkan akan mudah dan cepat diperoleh sehingga tidak harus mengeluarkan dana yang besar, waktu yang terbuang bahkan meninggalkan anak didik disekolah dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pendidikan”, bebernya lagi.
Disdik berharap, kedepannya UPT hingga sekolah yang berada di 18 kecamatan juga memiliki web sendiri, minimal memiliki blog gratisan dan email, sehingga komunikasi dan informasi tentang pendidikan tidak terbatas oleh waktu, geografis, dan tidak terbatas dengan tempat yang jauh.
Sekedar untuk diketahui, 6 staf yang dikirim untuk mendapatkan pelatihan tersebut terbagi atas 4 staf pada web design yang nantinya bertugas untuk mengelola website disdik kabupaten dan 2 pada jaringan. Pelatihan tersebut dilakukan di Yogya Executive School(YES) Yogyakarta sejak tanggal 9 hingga 15 Januari 2012. (arm)
















